Berdoa Untuk Terus Bercahaya

Spread the love

Kisah Para Rasul 16:19-33

Oleh : Pdt. Dr. Johan Kusmanto

Ayat emas dalam bacaan ini adalah ayat ke-25, Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Kata “Berdoa dan memuji Allah” bukan kata yang asing dalam kehidupan kita. Namun kata-kata itu menjadi istimewa ketika Paulus dan Silas melakukannya di dalam penjara. Sebuah tempat yang sebenarnya tidak mendukung untuk melakukannya. Dan yang kedua, ini menjadi istimewa karena mereka sedang mengalami ketidakadilan, didera dan dijebloskan ke dalam penjara tanpa pengadilan. Kedua hal ini mudah saja dijadikan alasan bagi Paulus dan Silas untuk lebih banyak mengeluh, marah atau berdiam diri saja, merenungkan nasib, kenapa harus terjadi seperti ini. Bukankah kita juga sering menyalahkan keadaan. Ketika kita malas berdoa dan memuji Allah. Kita mengatakan keadaan tidak mendukung, suasana tidak mendukung, waktu tidak mendukung, teman tidak mendukung, dan banyak alasan lain yang kita bisa kita ungkapkan. 

Minggu pertama kita sudah belajar dan didorong bukan hanya menjadi orang yang hanya didoakan walaupun itu penting. Tapi juga menjadi pendoa-pendoa karena banyak orang yang membutuhkan doa saudara dan saya. Minggu kedua kita belajar bagaimana doa Stefanus yang penuh belas kasihan sebagaimana doa Tuhan Yesus agar mengampuni mereka, Stefanus berdoa jangan Tanggungkan dosa ini kepada mereka, siapakah mereka adalah orang-orang yang berbuat jahat yang merajam Stefanus dan itu didoakan oleh Stefanus.… Selengkapnya

Posted in Kumpulan Khotbah