International Mission Church
October 21, 2020

Sabar Menjalani Hidup

Spread the love

Karena ekonomi keluarga yang tidak mencukupi, maka saya memutuskan untuk bekerja ke Hong Kong.

Pertama kali saya masuk Hong Kong di tahun 2005. Tujuan utama saya ke Hong Kong bukan hanya memperbaiki perekonomian keluarga tapi juga mau menyekolahkan adik saya.

Selama bekerja di Hong Kong ini banyak sekali masalah yang saya hadapi. Saya harus menghadapi majikan yang selalu memperlakukan saya dengan tidak baik, selalu marah-marah tanpa tahu apa salah saya. Saya sangat sakit hati dengan kata-kata majikan yang kasar dan selalu memaki-maki dan menghina saya.

Tapi saya sangat bersyukur pada Tuhan kerena Dia selalu memberi saya kemampuan untuk menghadapi majikan. Setiap hari saya selalu diperlakukan seperti pencuri. Dia selalu curiga kalau saya akan mencuri barang-barang mereka, padahal saya sudah bekerja pada mereka mau 8 tahun. Tetapi tetap saja mereka menganggap saya ini seperti pencuri yang akan mencuri barang-barang mereka.

Saya rasanya sudah tidak mampu lagi, karena setiap hari dicurigai. Tapi saya tetap bertahan karena saya berpikir niat saya ke Hong Kong itu untuk memperbaiki ekonomi keluarga saya. Tidak mudah untuk memaafkan sikap majikan saya, tapi saya terus berusaha untuk memaafkan mereka, walaupun itu hal yang sangat sulit.

Kerja 8 tahun dirumah majikan ini, tidak menjamin bahwa mereka akan senang dan suka. Tapi saya selalu bertahan dan kuat, karena saya selalu ingat dengan tujuan awal saya datang ke Hong Kong. Walaupun sakit tetap akan saya jalani

Saya sangat bersyukur pada Tuhan, karena Dia selalu melindungi saya dan terus memberi saya kekuatan dan semangat yang baru untuk tetap bekerja. Walapun setiap hari selalu kena marah, tapi saya percaya Tuhan mampu mengubahkan majikan saya.

Dan setiap hari Tuhan selalu memulihkan keadaan saya, dan keluarga saya. Semoga kesaksian ini bisa memberkati sudara sekalian, tetap andalkan Tuhan dalam segala hal.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.


Spread the love