June 26, 2022

Tetap Berjalan Bersama Allah

Spread the love

1 Tawarikh 28:1-10

Oleh : Pdt. Eliana Kusmanto,MA

Daud dikenal sebagai raja yang luar biasa dikasihi dan diberkati Tuhan. Sekalipun Daud kecil tapi dia dapat mengalahkan Goliat yang sangat besar dan bahkan banyak musuh yang dia kalahkan. Daud sangat di kenal oleh berbagai macam kalangan. Dalam bagian ini Daud berkeinginan membangun rumah Tuhan bahkan sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk membangun rumah Tuhan tetapi jelas kata firman Tuhan bahwa dia tidak akan membangun rumah Tuhan. Bukan dia yang akan membangun rumah Tuhan tetapi Salomo. Mungkin kalau kita menjadi Daud kita pasti rasa kecewa. Tapi itulah pilihan Tuhan dan Daud sangat taat kepada Tuhan, apa yang Tuhan katakan itu yang dia lakukan.

Kalau kita perhatikan di dalam pembacaan kita dimulai dengan ayat 1 “Daud mengumpulkan di Yerusalem segala pembesar Israel” artinya semua golongan, orang-orang yang mempunyai pengaruh yang dikumpulkan oleh Daud pada saat itu dan dia ingin menjelaskan apa yang menjadi isi hati Tuhan. Di ayat ke-2, dia bukan hanya punya rencana tetapi dia mempersiapkannya dengan baik. Tetapi ayat ke-3 “Tetapi Allah telah berfirman kepadaku: Engkau tidak akan mendirikan rumah bagi nama-Ku, sebab engkau ini seorang prajurit dan telah menumpahkan darah.” Jadi kenapa Daud tidak bisa, alasannya sangat jelas. Kemudian dikatakan di ayat ke-4, bagaimana dia di pilih dari antara segenap Israel dan akhirnya menjadi seorang raja yang dipakai Tuhan dengan luar biasa. Di ayat ke-5 “dan dari antara anak-anakku sekalian- sebab banyak anak telah dikaruniakan Tuhan kepadaku-Ia telah memilih anakku Salomo untuk duduk di atas tahta pemerintahan Tuhan atas Israel.” Jadi Tuhan yang memilih Salomo, di ayat ke-6. Ini sesuatu yang sangat menarik bahwa Daud dan mempunyai rencana tetapi Tuhan katakan bahwa bukan dia yang akan membangun rumah Allah tetapi anakmu Salomo. Perintah Tuhan sangat jelas di ayat yang ke-7. Di sini sangat jelas bahwa kalau Salomo mau berhasil dia harus bertekun melakukan segala perintah dan peraturan Tuhan.

Tema kita “Tetap Berjalan Bersama Allah” ini memang sangat tepat. Kita tidak akan mungkin bisa berhasil kalau kita tidak terus bersama dengan Tuhan. Dan karena itu perintah Tuhan sangat jelas kepada Salomo. Disampaikan kepada Daud dan Daud menyampaikannya kepada Salomo, jika dia bertekun melakukan segala perintah dan peraturan-Ku seperti sekarang ini, itu sesuatu yang sangat luar biasa. Kalau tadi bagaimana perintah Tuhan yang disampaikan Daud, di ayat 8 “Maka sekarang, di depan mata seluruh Israel, jemaah Tuhan, dan dengan didengar Allah kita, aku berkata kepadamu: Peliharalah dan tuntutlah segala perintah Tuhan, Allahmu, supaya kamu tetap menduduki negeri yang baik ini dan mewariskannya sampai selama-lamanya kepada anak-anakmu yang kemudian.” Di sini jelas kata Daud peliharalah dan tuntutlah segala perintah Tuhan Allahmu. Ini penting sekali. Kita tidak akan mungkin mengerti perintah Tuhan kalau kita tidak rajin membaca firman Tuhan. Mari kita terus pelihara untuk rajin membaca firman Tuhan karena dari firman Tuhan itulah kita mengerti apa yang menjadi isi hati Tuhan dan kita tahu satu ayat firman Tuhan yang jelas dikatakan, segala sesuatu akan musnah tapi yang tinggal tetap itulah firman Tuhan. Karena itu mari kita rajin membaca firman Tuhan karena firman Tuhan itulah yang menuntun kita dalam kehidupan ini.

Di ayat ke-9 “Dan engkau, anakku Salomo, kenallah Allahnya ayahmu dan beribadah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan dengan rela hati, sebab Tuhan menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita.” Ini sangat luar biasa. Bagi saya, seorang raja yang luar biasa, sangat terhormat, dikenal banyak orang itu berarti sebenarnya dia dengan segala pekerjaannya, seperti tidak punya waktu untuk keluarganya tetapi dalam bagian ini sangat luar biasa seperti yang di sebutkan dalam ayat ke-9. Banyak dari kita bekerja keras untuk bisa mewariskan sesuatu kepada anak, keluarga, tentu itu tidak salah. Tetapi dalam bagian ini kita mengerti bahwa itu bukan segala-galanya. Mewariskan sesuatu secara rohani itu penting sekali bagi keluarga, bagi anak kita. Disini raja Daud berkata dan engkau anakku Salomo kenallah  Allahnya ayahmu. Ini sesuatu yang luar biasa. Bayangkan kalau dia menjadi ayah yang tidak takut Tuhan. Apakah dia bisa mengatakan hal ini kepada anaknya? Saya yakin tidak mungkin. Tetapi karena Daud sekalipun dia juga ada gagalnya tetapi dia berani berkata kepada salomo seperti yang tertulis di ayat ke-9. Dan tentu saja ini sangat penting bagi Salomo shingga di dalam tugas, pekerjaanya, dalam kehidupannya dia sungguh mengalami sesuatu yang sangat luar biasa dari Tuhan, karena tentunya nasehat dari ayahnya. Dan dikatakan selanjutnya “jika engkau mencari Dia maka ia berkenan ditemui olehmu, tetapi jika engkau meninggalkan Dia maka Ia akan membuang engkau untuk selamanya.” Ini peringatan sangat jelas kepada Salomo. Artinya kesusahan, kesulitan akan dihadapi. Dan sesuatu yang sangat luar biasa di ayat 10 “Camkanlah sekarang, sebab Tuhan telah memilih engkau untuk mendirikan sebuah rumah menjadi tempat kudus. Kuatkanlah hatimu dan lakukanlah itu.” Perhatikan kalimat terakhir “kuatkanlah hatimu, dan lakukan itu” ini perkataan yang sangat menghibur, menguatkan, memberikan semangat. Kata-kata Daud ini juga menjadi satu dorongan bagi Salomo. Memang tidak mudah pekerjaan Tuhan yang akan dia lakukan tetapi Daud berkata kuatknlah hatimu dan lakukanlah itu. kepada prajurit yang lain dan saudara ini juga kata-kata kau menjadi sesuatu dorongan yang luar biasa bagi karena kata Daud kuatkanlah hatimu dan lakukanlah itu.

Di dalam kehidupan kita tidak sedikit tantangan yang kita hadapi. Tetapi kuatkanlah hatimu dan lakukan, terus maju bersama dengan Tuhan, terus berjalan bersama Tuhan, terus renungkan firman Tuhan karena disana akan ada kekuatan dan di sana akan ada berkat Tuhan bagi setiap kita. Tuhan memberkati.


Spread the love

< June 2022 >
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30