International Mission Church
August 7, 2020

Makna Keturunan Dalam Keluarga(Belajar Dari Latar Belakang Keluarga Samuel)

Oleh : Ev. Vistamika Wangka

Kisah Samuel, nabi dan hakim atas bangsa Israel yang memerintah pada masa transisi pada zaman hakim-hakim hingga munculnya raja, diawali dengan cerita tentang latar belakang keluarga intinya. Secara singkat Alkitab mencatat Elkana, ayah Samuel, memiliki dua istri yaitu Hana dan Penina. Hana tidak memiliki anak karena Allah menutup kandungannya (1 Samuel 1:6), oleh sebab itu Elkana mengambil Penina menjadi istri yang memberinya beberapa orang anak. Situasi menjadi tidak mudah bagi Hana. Ia sering disakiti Penina karena mandul.

Keluarga ini mempunyai kebiasaan setiap tahun pergi beribadah ke Silo, kota dimana tabut perjanjian diletakkan di rumah TUHAN sebagai pusat peribadatan umat Israel pada masa itu. Selama bertahun-tahun, setiap kali keluarga Elkana beribadah ke Silo, Hana selalu disakiti Penina, sehingga ia menjadi sedih, tidak mau makan dan tidak bisa dihibur lagi oleh suaminya. Dengan hati pedih Hana sungguh-sungguh meminta seorang anak dengan bernazar bahwa anak yang akan dilahirkan akan diserahkan kepada Tuhan.

“TUHAN semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hamba-Mu ini dan mengingat kepadaku dan tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi memberikan kepada hamba-Mu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada TUHAN untuk seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya.” Tuhan mendengar doanya. Hana mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang dinamainya Samuel: anak yang diminta dari Tuhan.… Selengkapnya

Posted in Artikel Keluarga